Soal Video Mesum Pribadi

Alih-alih sedang mencari berita untuk di-copas ke website kantor-q, se-ujug-ujug-nya, aq malah nemu berita yang bagus. Judulnya Mau Merekam Adegan dengan Dia, Pikir Dulu – tribun-timur, yang ternyata juga laporan dari kompas.com.

Aq tertawa dan sedikit geli, memang itu adalah counter yang logis untuk remaja, suami-istri ato tukang hobi esek2 jaman skarang. Kalo di-tilik lagi, sepertinya seks bebas memang sudah menjadi budaya bukan lagi sebuah hal yang tabu, yang konon dulu dipegang oleh adat ketimuran yang dibangga-banggakan negeri kita.

Plus, masalah agama juga. Aq sering liat banyak anak2 muda yang pintar membaca Al Qur’an, sering mengaji bahkan mungkin hapal banyak surat dan juz, ad juga yang shalat tidak hanya yang wajib tapi juga sunnah. Namun ternyata sikap dan sifat mereka tidak lebih baik bahkan ada yang lebih buruk dari orang2 yang beragama lain. Aq sendiri sebagai umat muslim jadi kagok sendiri.

Rata2 mereka menelan ajaran bulat2, sombong dan angkuh seolah-olah menjadi satu2nya manusia yang diterima oleh ALLAH. Mereka jika dimintai pertolongan oleh orang awam, walaupun sesama muslim-pun enggan membantu, bahkan cenderung menjauhi dan memusuhi. Seolah-olah orang yang berbeda aliran dengan mereka adalah kaum kafir.

Ups, kjauhan, tapi gara2 itu muncullah 2 kaum yang mendominasi bumi tercinta kita, kaum beragama yang fanatik dan kaum yang benar2 munafik.

Kembali ke video bokep tadi, kalo mau hubungan intim, mending g usah rekam2an. Apalagi sampe ngupload ke internet. Jangan2 justru wanita2 tersebut lebih hina dari pada pelacur. Pelacur dibayar untuk ditiduri, mereka tidak dibayar 1 sen pun.  Mau2 aj, dengan dasar cinta. Sekarang, kalo ketemu ma jenis wanita seperti itu, kalo kita tidak sengaja atau dengan sengaja menganggap mereka murahan, mereka tidak mau, benar2 lutcu-na.

Tapi itulah hidup. Pelajaran yang aq petik dari membaca artikel itu, sepertinya bahwa qt wajib mengikuti hidup ini dengan bijaksana, tidak asal main dan berbuat sesuai kehendak hati. Hidup itu perlu aturan, tertulis atau tidak, itulah yang menjaga qt. Plus, hidup bukan sekedar bisa bernafas, bisa bekerja, bisa main de-el-el, tapi lebih dari itu, karena manusia itu terlahir punya tujuan dan maksud, so PERGUNAKANLAH HIDUPMU SEMAKSIMAL MUNGKIN, jadilah yang terbaik, bukan terburuk.

Akhirul kalam, Thanks for reading my humble post.

Cee Ya 🙂

Advertisements